Tampilkan postingan dengan label basic. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label basic. Tampilkan semua postingan

Rabu, 11 Maret 2015

Potoshop ERROR "NEED TO CLOSE"

Kita tahu bahwa alat utama seorang editor/desain grafis/ atau apalah namanya adalah sebuah tool yang mumpuni dengan hardware yang setaraf Gamer. Untuk saat ini yang saya rasakan sebagai seorang fotografer alat untuk mengolah foto yang paling bagus dan lengkap adalah Adobe Photoshop, versi terakhir saat ini ditulis yaitu Adobe Photoshop Creative Cloud atau sering disebut Photoshop CC.
Gambar 1. Splash Screen PS-CC terbaru (gambar sudah dicrop bulat)
Saya menggunakan photoshop sejak versi Photoshop 7.0. Setelah beberapa mengikuti perkembangan photoshop dengan versi terbaru saat ini sungguh sangat membantu dalam semua pekerjaan saya. Saat menggunakan versi 7 hampir program tidak pernah minta "CLOSE" atau "ERROR" mungkin saat itu gambar/foto yang diolah sangat kecil resolusinya, sehingga kebutuhan akan memori sangat kecil. Kamerea digital pertama saya adalah Canon EOS 350D (tahun 2004) yang memiliki Resolusi 8Mpx, sehingga file yang dihasilkan pun mencukupi dibuka di sembarang komputer. Sekarang kamera saya Canon EOS 7D dan insyaAllah akan upgrade ke Full Frame sehingga komputer yang mumpuni pun saya buat. Saya mempercayakan Intel Core i5 2500, RAM 4G dan Hard Disk SSD Samsung 120GB for OS, dan berencana mau upgrade RAM ke 8G atau 16G. Sebelum diupgrade tentu spek ini sudah lebih dari cukup untuk hanya mengedit sebuah foto atau 50 foto sekaligus dalam sekali buka. Tapi saat saya mendapatkan job foto bersama yang menggabungkan 15 foto yang kalau disimpan bukan lagi berekstensi PSD, akan tetapi sudah berekstensi PSB yang merupakan Large Document Format. Resolusi Image ini besar karena saya buat dalam format sebagai berikut:

Gambar 2. Resolusi File kolase 15 Foto 18Mpx yang dibuat 3m x 4m
Dengan File yang disimpan sebesar 4G lebih tiba-tiba saat akan proses apapun itu (recompose/crop/save) akan muncul dialog yang membuat pekerjaan yang belum di save akan minta "close" atau restart. Sungguh sangat menyebalkan. Buka file yang kecil misalkan seukuran 8R atau 12R pun minta "close"... walah kenapa ini...?? apakah komputer saya memang gak cocok.. hampir saya akan memutuskan untuk mempercepat upgrade RAM menjadi 8GB, dengan kurs dolar US$ 1 = Rp 13.000,- (Maret 2015) maka harga RAM itu menjadi membengkak sekitar Rp 1 juta lebih atau yang 16G menjadi 2 juta lebih... wah agak besar juga. Akan tetapi saya mengingat bahwa ada salah satu SETTING photoshop untuk mempengaruhi Unjuk Kemampuan program itu yaitu di:

Gambar 3. Lokasi Setting Scratc disk untuk mempengaruhi Performance Photoshop
setelah di klik di Performance akan muncul kotak dialog sebagai berikut:
Gambar 4. Scratch disk yang ditunjukkan dengan dicentang
Hal itulah yang menyebabkan PS-CC saya Crash dan minta untuk ditutup ternyata "SCRATCH DISK" nya yang kurang maka saya centang beberapa Hard Disk agar memperoleh scratch disk yang agak besar. Ternyata masalah dapat terpecahkan sehingga keinginan untuk menambah RAM bisa ditunda. Alhamdulillah. Semoga Tips ini bisa terus mengingatkan saya jika suatu saat Photoshop tidak bisa menemukan scratch disk nya... maka kitalah yang harus menunjukkan dimana dengan mencentang Hard Disk yang masih kosong....

Selasa, 29 April 2014

ARTI STATUS BAR PADA iPHONE 5S


Status bar adalah area yang menampilkan informasi tentang keadaan, fitur, atau aktifitas yang sedang berlangsung. Status bar pada iOS berada pada bagian atas dan menampilkan ikon-ikon yang memiliki arti tertentu.


Menunjukkan bahwa fitur airplane mode atau mode pesawat terbang sedang aktif. Pada mode ini Anda tidak bisa menelepon, mengakses internet, atau mengaktifkan Bluetooth.


iDevice Anda terhubung pada jaringan LTE.




iDevice Anda terhubung pada jaringan 4G UMTS.




iDevice Anda terhubung pada jaringan 3G UMTS (GSM) atau EV-DO (CDMA).


iDevice Anda terhubung pada jaringan EDGE.



iDevice Anda terhubung pada jaringan GPRS.




Menunjukkan bahwa iDevice terhubung ke sebuah jaringan Wi-Fi dan bisa digunakan untuk mengakses internet. Jumlah bar menunjukkan seberapa kuat jaringan yang diterima.


Menunjukkan bahwa iDevice sedang terhubung ke sebuah jaringan VPN (Virtual Private Network).



Fitur “Do Not Disturb” sedang aktif. Beberapa jenis notifikasi mungkin tidak akan tampil saat fitur ini diaktifkan agar tidak mengganggu ada yang sedang tidak ingin diganggu. Info selengkapnya bisa dilihat di Settings > Notifications > Do Not Disturb.


iDevice Anda terhubung dengan iDevice lain melalui jaringan Wi-Fi. Untuk mengaktifkan fitur ini masuk ke Settings > General > Cellular dan tap Set Up Personal Hotspot.



Menunjukkan bahwa iDevice sedang melakukan sinkronisasi dengan iTunes.



Menunjukkan adanya aktifitas jaringan internet. Beberapa aplikasi pihak ketiga yang sedang terhubung ke internet juga menggunakan ikon ini sebagai pertanda adanya aktifitas yang berjalan.



Alarm telah diaktifkan untuk waktu atau jam tertentu.




Menujukkan bahwa orientasi layar dari iDevice Anda sedang terkunci. Orientasi layar yang terkunci pada posisi potrait (tegak) tidak akan berubah meskipun dimiringkan (landscape), begitupun sebaliknya.



Fitur layanan lokasi pada iDevice sedang diaktifkan. Fitur ini memungkinkan aplikasi berbasis lokasi seperti Reminders, Maps, Camera dan lainnya mengumpulkan informasi tentang lokasi Anda berada. Untuk mengaktifkan atau menonaktifkannya, masuk ke Settings > Privacy > Location Services.

(sumber: http://appbuntu.com/jailbreak/faq/)

iPhone 5S Specification

Pada dasarnya iPhone 5S memiliki beberapa fitur yang hampir sama dengan pendahulunya iPhone 4. Spesifikasi iPhone 5S berikut ini bisa menjadi pegangan anda agar mengenal lebih dekat dengan gadget dari Apple ini.
Spesifikasi iPhone 5S 
iDevice
iDevice adalah sebutan untuk perangkat-perangkat mobile buatan Apple yang namanya dimulai dengan huruf “i”. Istilah ini biasa digunakan untuk menyebut iPhone, iPad, atau iPod touch.

iOS
iOS yang dulunya bernama iPhone OS adalah sistem operasi mobile buatan Apple yang dikembangkan untuk perangkat-perangkat mobile Apple seperti iPhone, iPad, iPod touch serta Apple TV.

IPSW
Merupakan format file dari iOS (.ipsw). File IPSW digunakan untuk melakukan restore atau upgrade dari iTunes. Tersedia untuk iPhone, iPad, iPod touch, dan Apple TV dengan ukuran file yang bervariasi.
IPA
IPA adalah sebuah format file untuk aplikasi iOS (.ipa). File IPA adalah file arsip yang terenkripsi dan hanya bisa diinstall ke iDevice melalui iTunes saja.

Home screen
Home screen adalah tampilan awal atau halaman yang menampilkan aplikasi-aplikasi yang terinstall atau folder.
Jumlah maksimal dari aplikasi/folder yang bisa ditampilkan adalah 11 halaman saja.

SpringBoard
SpringBoard adalah komponen utama yang menampilkan interface dari iOS, seperti Home screen, ikon, folder, dock, dan notifikasi ikon. SpringBoard seperti halnya GNOME untuk Linux, Explorer untuk Windows, dan Finder untuk Mac. Terkadang SpringBoard disebut juga dengan Home screen.

Tombol Power/Sleep
Adalah tombol yang berada pada bagian atas iDevice. Selain berguna untuk menyalakan dan mematikan iDevice, tombol ini juga berfungsi untuk menyalakan layar (wake) dan mematikan atau mengunci layar (sleep).

Tombol Home
Tombol yang berada tepat di bawah layar berbentuk lingkaran disebut tombol Home. Gunanya untuk membuka Home screen, menutup aplikasi, menampilkan aplikasi yang baru saja dibuka, dan memanggil Siri.

sumber: http://appbuntu.com/jailbreak/faq/

Minggu, 19 Februari 2012

SEBELUM ANDA MENEKAN TOMBOL SHUTTER

Sebelum memotret ada baiknya beberapa yang perlu diperhatikan, yaitu diantaranya:

  1. Cek Settingan Kamera Anda - Apakah mode pada kamera anda sesuai dengan yang ingin anda gunakan? Apakah ISO anda sudah sesuai dengan yang anda inginkan?
  2. Penuhi Komposisi Frame Anda - Apakah komposisi frame anda sudah tercakup semua? jika tidak maka anda bisa maju atau di-zoom pakai lensa tele.
  3. Pre-Focus (AF-ON) - saat menekan tombol shutter setengah maka kamera akan mulai fokus dan menguncinya serta melakukan metering. Manfaatkan cara ini secara baik agar gambar anda fokus pada yang diharapkan.
  4. Cek Fokus Gambar - Saat anda memotret dengan sesuatu yang memiliki mata (manusia atau hewan) maka pastikan bahwa bagian tersebut menjadi fokus utama anda.
  5. Komposisi - setiap gambar yang bagus merupakan gabungan dari beberapa elemen yang membentuk suatu komposisi yang menguatkan tema atau pesan yang ingin disampaikan. Gunakan beberapa aturan komposisi yang ada misalnya aturan sepertiga (rule of third).
  6. Perhatikan Pinggiran Frame - saat mengkomposisi gambar perhatikan pinggiran apakah ada objek yang masuk komposisi kita. komposisi ulang jika memungkinkan.
  7. Perhatikan Background -  Kebanyakan fotografer hanya fokus dibagian objek atau subjek yang dia foto saja akan tetapi tidak memperhatikan background-nya. Ubah angle atau settingan diafragma jika menginginkan beberapa settingan background yang sesuai dengan kehendak kita
  8. Tarik Napas Dalam-dalam dan Tahan - saat motret usahakan nafas anda ditahan dan tekan secara berlahan tombol shutter agar mengeliminasi goncangan pada tangan dan membuat gambar kabur atau miss focus.
Demikian beberapa pengalaman dan terjemahan dari beberapa artikel tentang cara memotret yang baik... selamat mencoba...

Kamis, 26 Januari 2012

TEKNIK LIGHTING: Arah Cahaya


Front light untuk ekspose tonalnya
Side light untuk ekspose detailnya,...
dan Back light untuk ekspose highlightnya.....

Senin, 16 Januari 2012

Tombol AF-ON belakang

Pada dasarnya DSLR saat ditekan separoh dari shutter release akan mengaktifkan kamera, mengunci Fokus dan mulai metering. Akan tetapi dalam perkembangannya produsen kamera terutama Canon membuat tombol AF-ON yang ditempatkan di belakang. Sebenarnya apa sih keuntungan menggunakan AF-ON belakang, berikut ini kemudahan-kemudahan yang saya peroleh:

  1. Lebih mudah mengunci fokus (AF-Lock)
  2. Lebih mudah mengatur timing pengambilan gambar beberapa frame saat dikunci.
  3. Meminimalisir Resiko miss focus saat subjek foto bergerak
  4. lebih mudah memfokuskan saat memotret makro dan foto close-up
Singkatan-singkatan yang dipakai:
AF= Auto Focus
DSLR = Digital Single Lens Reflex
AF-ON = Auto focus ON

Rabu, 02 Februari 2011

MATERI YANG HARUS DIKUASAI OLEH SEORANG FOTOGRAFER

Layaknya seorang penembak jitu (sniper) maka seorang fotografer harus mengenali setiap detil dari kamera yang dipakainya. Karena setiap kali mengeksekusi setiap momen kita harus menyetel alat (kamera) dengan tepat  agar hasil yang diperoleh memiliki kualitas yang bagus. Ada beberapa poin yang harus kita kuasai agar kita bisa dengan mudah mengesekusi setiap kejadian dengan cepat, tepat, akurat dan tajam serta memiliki jiwa dari setiap gambar/foto yang kita hasilkan, berikut ini poin-poinnya:
(Silahkan ikuti tautannya (link) maka anda akan menemukan artikel yang terkait dengan itu, semoga bermanfaat.)
>CAMERA (Image Size, Image Quality , Image Sensor, AF Point, Storage)
>LENS ( Clarity, Filter Size, AF Piont, Focal Length, AF min Distance, F Value)
>LENS CATEGORY FIX LENS, PARAREL LENS,
>LENS FOCAL LENGTH ( Wide, Normal, Zoom)
>FILTER ( Ultra Violet, Filter Macro / Close Up, Filter Circular Polarize (CPL), Filter Neutral Density (ND), Star, Filter Warna)
>ACCESSORIES TRIPOD, Battery Grip (BG / VG), LENS HOOD, LENS PEN
>BASIC MODE (Night Potrait Camera Mode, Sport Mode Camera Mode, Close Up Camera Mode, Landscape       Camera Mode, Potrait Camera Mode, Auto Mode)
>EXPOSURE MANAGEMENT ( Triangle Exposure, ISO Setting, Aperture Setting, , Shutter Speed Setting)
>FOCUSING (Manual Focus, Auto Focus, Focus Lock, AF-ON)
>METERING INDICATOR
>CREATIVE MODE (P Mode, AV Mode, TV Mode, Manual Mode)
>EXPOSURE CALCULATION (ISO-SPEED-APERTURE)
>FLASH (Internal-External)
>SHOOTING MODE (Low Speed Continue, High Speed Continue, Timing Shoot, Bracketing)
>COMPOSITION (Third of Rule, Framming, Lining, Reflection,Prespective)
>DOF ( Depth of Field )
>PANNING
>ZOOMING
>PICTURE STYLE (Sharpness, Contrast, Saturation, Color Tone)
>METERING MODE (Evaluate ,Partial, Spot, CenterWeight)
>WHITEBALANCE ( AUTO, WB Shift Adjusment,WB Measurement ,WB Kelvin )
>AF MODE (One Shoot, AI Focus, AI Servo AF)
>AF Point Selection
>EXT-FLASH MANAGEMENT ( GN, Bounce, Power Level, Slave Mode, AF Asist, A-TTL, I-TTL, Zoom Angle, Multi Flash, Compesation, FV Lock, Slow Speed Syncro).